Yoga Dapat Mengurangi Efek Samping Terapi Kanker Prostat

Sebuah penelitian menunjukan bahwa ternyata yoga dapat mengurangi efek samping terapi kanker prostat. Yoga merupakan olah pikiran dan tubuh yang menggabungkan pose fisik dan teknik pernapasan, bersamaan dengan meditasi dan relaksasi tubuh.

Yoga Dapat Mengurangi Efek Samping Terapi Kanker Prostat

Terapi radiasi dapat menjadi pengobatan yang cukup efektif untuk mengatasi penyakit kanker prostat, tetapi dapat memiliki efek samping yang mengganggu kualitas hidup. Antara 60% dan 90% pria yang menjalani terapi radiasi pengobatan kanker prostat akan merasa kelelahan dan kehilangan tenaga, bahkan 85% kasus pasien kanker prostat yang menjalani terapi radiasi kanker prostat mengalami disfungsi ereksi, dan 24% mengalami inkontinensia urin.
Untuk studi, yang dipresentasikan pada Masyarakat Konferensi Internasional Integratif Onkologi, 68 pasien kanker prostat yang memenuhi syarat diundang untuk dua kali seminggu dalam 75 menit mengikut kelas yoga, dengan 66% yang bersedia berpartisipasi, dan 40% menyelesaikan kursus.

Para peneliti mencatat bahwa 18 peserta mengundurkan diri dari sesi yoga awal karena konflik waktu antara kelas yoga dan terapi radiasi. Orang-orang yang tersisa menyelesaikan serangkaian kuesioner yang menunjukkan bahwa, sepanjang perjalanan terapi radiasi dan sesi yoga, kualitas hidup mereka dipertahankan. Tingkat keparahan kelelahan mereka berkurang, sementara prevalensi disfungsi ereksi dan inkontinensia urin tetap stabil.

Para peneliti mencatat bahwa studi sebelumnya pada wanita telah menemukan bahwa yoga dapat mengurangi kelelahan pada pasien kanker, dan juga telah menyarankan bahwa yoga dapat memperkuat otot-otot dasar panggul dan meningkatkan aliran darah. Meningkatnya aliran darah ini bisa menjelaskan mengapa praktek muncul untuk meringankan disfungsi ereksi dan inkontinensia urin.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan manfaat yang yoga dapat memiliki pada pasien kanker, tetapi sering berkonsentrasi pada pasien kanker payudara wanita, terutama karena persepsi bahwa laki-laki akan bersedia untuk berpartisipasi dalam rezim kebugaran holistik seperti yoga. Statistik nasional menunjukkan bahwa orang-orang yang berlatih yoga, 72 persen adalah perempuan, dan hanya 18 persen dari mereka yang berlatih lebih usia 55. Menurut American Cancer Society, yang mendanai studi baru, hampir 240.000 orang didiagnosis dengan prostat kanker setiap tahun di Amerika Serikat, dan usia rata-rata untuk diagnosis adalah 65.

Pengobatan Kanker Prostat Terbaru Tanpa Efek Samping

Saat ini obat herbal yang ampuh mengatasi kanker hingga ke akar tanpa harus operasi hanya “Ganoderma Plus Capsule”. Produk herbal yang di impor dari China atau tepatnya dari perusahaan Green World Global ini sudah terbukti ampuh dapat membunuh sel sel kanker hingga mati dan mengembalikan kesehatan secara alami. Tumor atau kanker payudara, rahim, benjolan di leher dan kanker prostat dapat disembuhkan dengan konsumsi rutin 2 kali sehari, 1-2 kapsul setiak kali minum.

Khasiat Ganoderma Plus Capsule

  • Mencegah kanker
  • Mampu membantu memperbaiki kondisi neurasthenia, bronkitis kronis, asmaserta alergi
  • Mempu mengatasi rambut rontok
  • Cocok untuk orang yang baru selesai menjalani operasi, radioterapi, dan kemoterapi untuk memulihkan tenaga
  • Mampu mengatasi kekurangan sel darah putih
  • Memperbaiki ketidakseimbangan sel saraf
  • Sangat bagus untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan toleransi hipoksia
  • Mencegah penuaan dini
  • Menjauhkan orang dewasa dari berbagai penyakit

Testimoni Ganoderma Plus Capsule

Cara Pemesanan Ganoderman Plus Capsule, klik Cara Pemesanan

Yoga Dapat Mengurangi Efek Samping Terapi Kanker Prostat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *